Sepasang gol ‘Biancoceleste’, masing-masing dicetak oleh Hernanes di menit ke-25 dan Antonio Candreva di menit ke-40 dengan cara yang sama, yaitu sepakan jarak jauh. Pada menit ke-47, Miroslav Klose membuat gol ketiga.
‘Rossoneri’ baru bisa bangkit dari keterpurukan di paruh kedua dan mencetak dua gol lewat sepakan Urby Emanuelson lalu aksi individu Stephan El Shaarawy. Namun, itu tak cukup untuk menghindarkan diri dari kekalahan.
Dengan hasil ini, Lazio tetap berada di posisi ketiga dengan raihan 19 poin dari 8 pertandingan, sedangkan Milan makin menderita di peringkat ke-11 klasemen dengan 7 angka dari 8 laga.
Permainan cepat langsung diperagakan oleh kedua kesebelasan sejak peluit kick off dibunyikan wasit. Perang para gelandang tengah terjadi hingga lima menit pertama.
Peluang mencetak gol pertama dimiliki Milan di menit ketujuh, melalui tendangan spekulasi Nigel de Jong dari luar kotak penalti. Namun, bola yang melesat ke arah gawang, masih menyamping tipis.
Kesalahan Marco Amelia dalam mengontrol bola di area gawangnya, hampir saja berhasil dimanfaatkan Miroslav Klose menjadi gol. Tapi kejadian di menit ke-17 itu bisa dinetralisir dengan cara membuang bola ke luar lapangan.
Upaya tim tuan rumah akhirnya berbuah gol di menit ke-25. Begitu mendapat sodoran Stefano Mauri dan ruang tembak yang begitu terbuka, gelandang serang asal Brasil tersebut melepaskan tendangan keras yang merobek jala gawang Milan.
Lazio terlihat bermain tanpa beban begitu berhasil memecah kebuntuan.
Terus menekan, tim besutan Vladimir Petkovic, berhasil menggandakan keunggulan di menit ke-41, melalui sepakan spektakuler Antonio Candreva,
Berawal dari sebuah skema serangan frontal dari lini tengah, Candreva yang tak terkawal dengan ketat, mampu melepaskan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti.
Bola yang meluncur deras ke arah gawang, tak mampu diantisipasi oleh kiper Milan, Marco Amelia dan kontan skor berubah menjadi 2-0 dan bertahan hingga paruh pertama berakhir.
Usai jeda, ‘Rossoneri’ coba bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Aliran serangan pun ditingkatkan dari sektor sayap guna memaksimalkan kecepatan yang dimiliki Stephan El Shaarawy.
Namun, terlalu fokus menyerang membuat pertahanan Milan lengah dan mampu dimanfaatkan Lazio untuk kembali mencetak angka di menit ke-47.
Sebuah serangan balik dari sektor kanan yang dibangun Hernanes, dilanjutkan dengan sebuah umpan matang ke dalam kotak penalti. Miroslav Klose yang berdiri bebas, tanpa kesulitan menyarangkan umpan itu ke dalam gawang dengan sontekan kaki kanan.
Lazio pun kian memperlebar jarak dengan Milan dengan terciptanya gol ketiga tersebut.
Tim besutan Massimiliano Allegri akhirnya mampu memperkecil selisih angka di menit ke-61, berkat tendangan bebas Urby Emanuelson yang sejatinya merupakan sebuah umpan.
Tapi, bola yang gagal dijangkau oleh Alexandre Pato dan Nigel de Jong di dalam kotak penalti, rupanya mengarah ke gawang dan masuk.
Dengan begitu, skor sementara menjadi 3-1 masih untuk keunggulan tim tuan rumah, Lazio.
Pada menit ke-70, ‘Biancoceleste’ kembali mendapat peluang menambah angka. Sebuah tendangan keras Hernanes yang gagal diamankan, segera disambut Alvaro Gonzalez dari dalam kotak penalti. Namun, sontekan gelandang tengah itu masih menyamping tipis.
Milan balas mengancam di menit ke-75, melalui sundulan El Shaarawy yang menyambut umpan silan Emanuelson. Sayang arah bola masih tepat ke penjaga gawang Lazio, Federico Marchetti.
Tiga menit kemudian, El Shaarawy benar-benar berhasil mencetak gol melalui sepakan akuratnya yang tak mampu dihalau kiper lawan.
Mendapat ruang gerak yang cukup longgar di sisi kiri, striker keturunan Mesir itu, mampu menerobos hingga ke dalam kotak penalti dan langsung mengirim bola ke dalam gawang.
Skor menjadi ketat 3-2 menyusul gol yang baru saja dilesakkan pemain muda andalan Milan tersebut.
Tim tamu makin bersemangat dalam melancarakan serangan di sisa waktu pertandingan, sedangkan Lazio berusaha menurunkan tempo permainan dan sesekali melakukan serangan balik.
Saat laga sudah memasuki injury time, Milan tak punya pilihan selain menyerang total guna menghindari kekalahan. Namun, Lazio yang sudah membaca pola itu, segera merapatkan pertahanan dan akhirnya berhasil menutup laga dengan kemenangan 3-2.
Susunan pemain inti:
Lazio: Federico Marchetti (kiper), Andre Dias, Senand Lulic, Giuseppe Biava, Abdoulay Konko, Stefano Mauri, Hernanes, Alvaro Gonzalez, Cristian Ledesma, antonio Candreva, Miroslav Klose.
AC Milan: Marco Amelia (kiper), Ignazio Abate, Daniele Bonera, Mario Yepes, Luca Antonini, Antonio Nocerino, Riccardo Montolivo, Nigel de Jong, Stephan El Shaarawy, Kevin Prince Boateng, Giampaolo Pazzini.









