Indonesia lebih sering memegang kendali permainan dalam laga sore itu. Namun Vietnam sempat membahayakan gawang Endra Prasetya dalam sejumlah kesempatan, terutama lewat serangan balik.
Pelatih mengakui, agresifitas permainan Vietnam kali ini berkurang bila dibandingkan dengan saat mengalahkan Malaysia pekan lalu. Itu terjadi karena Phanh melakukan rotasi pemain. Demikian disampaikan asisten pelatih Hoang Anh Tuan.
“Kita tidak ada target di pertandingan ini. Target kita adalah di AFF Cup bulan Desember mendatang. Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, di pertandingan ini, kita hanya ingin mencoba beberapa pemain,” ujarnya dalam jumpa pers usai laga.
Tapi secara keseluruhan, pertandingan hari ini cukup berat, dan kedua tim juga bermain bagus,” ia menambahkan.
Dualisme kompetisi yang berujung dualisme timnas tidak lepas dari perhatian Vietnam, namun saat ditanya apakah hal ini mempengaruhi kualitas Timnas Indonesia yang baru saja dihadapi timnya, Hoang enggan menjawab. Ia juga enggan membandingkan Indonesia dengan Malaysia.
“Saya tahu di negara Anda ada dua kompetisi yang sedang berjalan sehingga ada beberapa pemain terbaik yang tidak bisa bermain di tim ini. Tapi soal apakah tim Indonesia yang ini lebih bagus atau tidak, itu akan bisa dilihat setelah AFF Cup bulan Desember mendatang,” ia menambahkan.
“Saya sangat menghargai tim Anda dan Malaysia. Tentu saja Malaysia dan Indonesia berbeda. Jadi saya tidak bisa memberikan gambaran mana yang lebih kuat,” ia mengakhiri.









