Meski Luka Modric terus merapat ke Real Madrid, pelatih Tottenham Hotspur, Andre Villas-Boas tak mau buru-buru merekrut pengganti sang jenderal lapangan tengah.
Setelah negosiasi yang berlangsung alot selama hampir sebulan terakhir dan diwarnai aksi mogok latihan yang dilakukan sang pemain, Spurs disebutkan telah menyetujui tawaran dari Madrid.
Sebagai penggantinya, Spurs dikabarkan membidik Joao Moutinho di Porto dan Yann M’Vila, milik klub Prancis, Rennes. Namun kabar tersebut justru dibantah pelatih Villas-Boas.
“Akan sangat sulit untuk merekrutnya,” ujar Villas-Boas seperti dilansir The Sun. Moutinho datang ke Porto atas prakarsa Villas-Boas saat sang pelatih masih membesut ‘Sang Naga’.
“Saya punya pengalaman di Porto dan mereka adalah klub yang menjual pemain-pemain bagus, tetapi mereka memasang harga mahal. Sudah beberapa pemain yang seperti itu dan itulah sebabnya saya katakan sangat sulit (merekrut Moutinho),” ia menjelaskan.
Sementara mengenai M’Vila, pelatih berusia 34 tahun itu tak berniat merekrutnya karena pertimbangan teknis.
“Dia adalah pemain yang menarik tetapi saya rasa dia tidak akan bergabung ke Tottenham. Si pemain adalah pemain dengan karakter bertahan. Kami awalnya memang tertarik pada M’Vila namun kami sudah mencari pemain lain. Kini kami mencari pemain yang lebih kreatif,” tuturnya.
Selain lini tengah, permasalahan juga dialami Villas-Boas di ujung tombak. Praktis, Jermain Defore adalah satu-satunya penyerang yang tersisa di skuad utama. Spurs berniat merekrut Emmanuel Adebayor, penyerang Manchester City, yang musim lalu sempat dipinjamnya. Namun rencana tersebut terhalang tingginya permintaan gaji yang diajukan si pemain.
“Kami mencoba untuk lebih masuk akal. Saya rasa ketua umum terus menghubungi si pemain dan Manchester City. Namun hingga kini belum ada berita baru. Semua tahu kalau ketua umum berusaha menjaga segalanya tetap masuk akal dalam hal pengeluaran. Dia sangat sensitif akan masalah itu,” ia menegaskan.









