Manajemen klub Semen Padang (SP) menerima tunggakan hadiah juara Liga Premier Indonesia (LPI) 2011/12 dari PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).
“Pada 3 Agustus lalu, PT LPIS baru membayar tunggakan hadiah juara SP sebesar Rp600 juta termasuk di dalamnya juara dua turnamen Piala Indonesia,” kata Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang Erizal Anwar.
Ia menjelaskan, uang hadiah sebesar Rp600 juta tersebut terdiri dari Rp500 juta untuk juara LPI dan Rp100 juta untuk keberhasilan SP meraih peringkat dua turnamen Piala Indonesia.
“Artinya pihak LPIS baru melunasi utang hadiah sebesar 20 persen untuk hadiah LPI dan 40 persen hadiah Piala Indonesia, sementara untuk rincian hadiah lainnya masih dijanjikan,” katanya.
Seperti diketahui, tim yang berjuluk “Kabau Sirah” tersebut tampil sebagai juara LPI musim kompetisi 2011-2012 dan berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp2,5 miliar, kemudian pada turnamen Piala Indonesia, SP menduduki peringkat dua dan mendapatkan hadiah sebesar Rp250 juta dan hadiah dari sponsor sebesar Rp150 juta.
Selain itu, SP juga mendapatkan hadiah dari mengikuti kompetisi, total uang hadiah yang belum dibayarkan pihak PT LPIS berjumlah Rp4,3 miliar, termasuk di dalamnya uang dari pihak sponsor, match fee, dan profit sharing kompetisi sebesar Rp1 miliar.
Untuk pelunasan seluruh hadiah tersebut, LPIS hanya menjanjikan dalam waktu dekat, tapi untuk kepastiannya manajemen belum mengetahui.
Menyinggung tentang batas waktu yang diberikan SP terhadap LPIS untuk melunasi pembayaran tersebut, Erizal mengatakan belum bisa memutuskan karena harus ada kesepakatan bersama manajemen SP.
“Untuk batas waktu kami belum tentukan, dan kami berharap pihak PT LPIS segera memberikan keterangan tentang pembayaran yang akan dilakukan,” katanya.
Ia mengharapkan, pihak PT LPIS selaku pengelola Liga bisa melunasi seluruh tunggakan hadiah tersebut sebelum bergulirnya kompetisi Liga Indonesia selanjutnya.









