Masih ingatkah bolamania kekalahan memalukan Real Madrid ketika berkunjung ke Nou Camp, markas Barcelona dua musim lalu ?. Saat itu Madrid yang ditukangi Jose Mourinho di musim pertamanya sebagai entrenador harus menelan kekalahan dengan skor lima gol tanpa balas dalam lanjutan La Liga Spanyol (30/11/10).
Kekalahan yang menampar para pemain Madrid ketika itu. Eks penjaga gawang Los Blancos, Jerzy Dudek yang ketika itu masih berstatus sebagai pemain menjelaskan suasana dikamar ganti tim, mengungkap sisi lain dari Mourinho lewat buku biografinya “Under pressure”.
Dalam bukunya tersebut, Dudek mengungkapkan suasana kamar ganti Madrid saat itu memang sangat kacau. Beberapa pemain ada yang menangis, saling menyalahkan dan sisanya diam saja. Tak berapa lama Mourinho masuk kamar ganti. Ia tahu kekalahan itu sangat memukul mental pasukannya.
Dudekpun mengungkapkan apa yang dikatakan Mourinho saat itu untuk kembali membangkit semangat dan mental rekan-rekan setimnya yang sudah terlanjut jatuh.
“Mou berkata jika dirinya tahu kekalahan ini sangat menyakitkan. Mungkin ini akan jadi kekalahan terburuk dalam karir diri kita (skuad Madrid). Mereka (Barca) kini gembira dan seolah-olah sudah menjadi juara Liga, padahal baru menang dalam satu laga. Ini baru awal, masih banyak pertempuran lain memperebutkan gelar,” ujar Dudek.
“Besoknya, Mou memberikan kami libur sehari dan meminta kita supaya tak berada di rumah. Kami disarankan untuk pergi dan jalan-jalan dengan keluarga, anak-anak atau teman untuk keliling kota.” imbuhnya.
Menurut Mourinho hal tersebut dilakukannya agar para pemain Madrid bisa bangkit dari keterpurukan. Selain itu, yang terpenting adalah orang-orang disekitar punggawa Los Blancos tahu bahwa mereka tetap kuat dan menunjukkan sikap pemberani untuk menghadapi masalah.
Dudek pun menganggap Mourinho sebagai sebagai motivator yang ulung. Sebab, di musim keduanya menagani Madrid, Ia menebusnya dengan raihan trofi La Liga musim lalu. Bahkan, Madrid sukses balas mempermalukan Barcelona di kandangnya dengan meraih kemenangan 2-1 (22/4/12).









