Ada hal penting yang membuat Spanyol bisa juara lagi di Euro 2012. Kuncinya tak lain persahabatan kapten Iker Casillas dan playmaker Xavi Hernandez. Hubungan akrab keduanya yang sudah terjalin sejak yunior berhasil mengatasi keretakan dalam skuad Spanyol.
Terbukti mereka tetap kompak dan hasilnya, Spanyol sukses mempertahankan gelar juara sekaligus menciptakan berbagai rekor. Rahasia kecil itu disampaikan oleh ayah Xavi dalam sebuah wawancara dengan radio Spanyol.
Menurutnya, Xavi dan Casillas sudah lama menjalani persahabatan. Bahkan saat mereka dipisahkan oleh dua klub raksasa La Liga Spanyol. Casillas menjadi pilar Real Madrid. Bahkan kiper Los Merengues ini kemudian menjadi kapten tim. Sementara, Xavi adalah tulang punggung Barcelona yang merupakan rival Madrid di arena.
Keduanya pun sepakat melupakan setiap perselisihan bila sudah berada di luar arena. Menurut sang ayah, hubungan itu ternyata tidak disukai pelatih Madrid, Jose Mourinho. Bahkan pernah beredar kabar, Mourinho marah-marah saat Casillas menghubungi Xavi dan Carles Puyol usai el Clasico yang diwarnai kericuhan.
“Iker tahu, dia menghadapi masalah dengan Mourinho terkait persahabatannya dengan Xavi. Persoalan ini sempat mencuat musim lalu. Semua orang tahu. Tapi Xavi dan Iker tak pernah mengakhiri persahabatannya,” kata sang ayah Xavi.
“Bila bukan karena Xavi, Iker dan (pelatih) Vicente del Bosque, Spanyol tidak akan pernah sukses seperti ini. El Clasico memang menyulitkan timnas. Hubungan antar pemain bisa rusak. Sebut saja isu permusuhan (Alvaro) Arbeloa, Xabi Alonso dan Sergio Ramos dengan pemain Barca. Namun, Xavi dan Casillas bisa meredamnya,” tandasnya.








