Inggris dan Prancis menjadi dua tim terbaik yang melaju ke perempat final Euro 2012. Keduanya melengkapi enam tim lain, Rep. Ceko, Yunani, Jerman, Portugal, Spanyol dan Italia, yang sudah memastikan meraih tiket ke babak knockout.
Tim-tim yang lolos memang pantas untuk berlaga di delapan besar. Bahkan skenario tim-tim yang melewati babak penyisihan pun tidak keluar dari prediksi. Hanya Belanda yang meleset dan menjadi satu-satunya tim unggul yang pulang lebih cepat. Posisinya direbut Portugal yang mendampingi Jerman.
Hanya, kualitas Portugal pun sesungguhnya tidak kalah kelas dibandingkan Belanda. Tim Oranje memang apes karena berada di grup maut yang dihuni tim-tim kuat. Termasuk Denmark yang telah membuktikannya dengan mempermalukan Belanda 1-0 di laga pertama.
Kejutan kecil pun terjadi di Grup A. Persoalannya tim-tim yang tergabung di grup itu memiliki kekuatan merata. baik Ceko dan Yunani yang lolos ke perempat final maupun tuan rumah Polandia dan Rusia. Barangkali yang sedikit mengejutkan adalah tersingkirnya Rusia. Mengawali pertarungan dengan membantai Ceko 4-1, Rusia melempem di laga kedua sehingga ditahan Polandia 1-1 dan kemudian dikalahkan Yunani 0-1.
Babak perempat final diawali dengan pertarungan Ceko melawan Portugal, Kamis (21/6) atau Jumat dini hari WIB. Tak mudah untuk menempatkan siapa yang menjadi unggulan. Pasalnya, di babak knockout, faktor keberuntungan pun ikut mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan tim. Apalagi saat pertandingan diselesaikan lewat adu penalti.
Bahkan tidak menutup kemungkinan banyak pertandingan harus diselesaikan lewat perpanjangan waktu atau adu penalti. Terutama bila melihat minimnya produktivitas delapan tim. Jerman yang sangat produktif di babak kualifikasi pun hanya bisa mencetak empat gol di tiga pertandingan penyisihan Grup B. Mereka cuma menang 1-0 atas Portugal dan Denmark. Kemenangan dengan skor dua gol diraih Die Manschaaft saat menaklukkan Belanda 2-1.
Tak berbeda dengan Spanyol yang mengalami kesulitan. Juara bertahan memang bisa menang 4-0 atas Irlandia. Hanya, Irlandia memang tim penggembira dan kualitasnya masih di bawah La Furia Roja.
Terbukti saat bertemu Italia, mereka nyaris kalah sebelum memaksakan imbang 1-1. Begitu pula saat melawan Kroasia dalam duel terakhir, Spanyol membutuhkan gol Jesus Navas menjelang akhir pertandingan. Buntutnya, pelatih Vicente del Bosque merasa perlu menenangkan fans.
“Mereka harus percaya kepada tim ini. Kami sesungguhnya ingin menang 2-0 atau 3-0. Tapi kami mengalami kesulitan. Harus diakui tak mudah mempertahankan gelar juara. Tapi setelah beristirahat beberapa hari, kami bisa lebih bugar dan siap menghadapi pertandingan berikutnya,” kata Del Bosque.
Persoalannya, Spanyol bertemu lawan tak ringan, Prancis. Meski mengalami kekalahan 0-2 dari Swedia di laga terakhir Grup D, namun Les Bleus tak bisa diremehkan Spanyol. Striker Karim Benzema bakal menjadi kunci bagi Prancis. Penyerang yang bermain di Real Madrid ini setidaknya sudah cukup hafal dengan karakter Spanyol yang bertumpu pada pemain Madrid dan Barcelona.
Kedua tim memang sudah sering bertemu di laga uji coba maupun turnamen resmi. Duel mereka di final Euro 1984 menjadi salah satu laga klasik. Prancis yang dimotori Michel Platini tengah mencapai puncaknya seperti Spanyol pada Euro 2008 dan Piala Dunia 2010. Mereka sukses menggulung rivalnya 2-0. Dan, Platini membuka kemenangan Prancis.
Laga Inggris melawan Italia juga akan menjadi salah satu pertarungan menarik. Baik Inggris dan Italia menunjukkan grafik yang makin menanjak selama Euro 2012. Italia menunjukkan kebangkitannya saat menghajar Irlandia 2-0 dan memastikan tiket ke perempat final. Sementara, Inggris tidak kalah stabil.
Bermain imbang 1-1 melawan Prancis di laga pertama, the Three Lions kemudian menaklukkan Swedia 3-1 dan terakhir menang 1-0 atas tuan rumah Ukraina. Dua laga terakhir menunjukkan kematangan mental pemain Inggris. saat melawan Swedia, mereka unggul lebih dulu dan kemudian tertinggal 1-2. Namun, Inggris mampu membalikkan keadaan.
Begitu pula saat menghadapi Ukraina, mereka mampu mengatasi tekanan dari suporter tuan rumah. Dan, kembalinya Wayne Rooney memang menjadikan Inggris lebih tenang.
“Berada di daerah lawan merupakan bagian yang paling sulit. Karena itulah mengapa kami butuh Rooney. Dia bermain bagus dan seharusnya bisa mencetak beberapa gol. Kini, kami bakal makin berbahaya lagi,” ujar manajer Roy Hodgson.
Peringatan bagi tim mana pun. Inggris yang lapar gelar bak singa yang mengaum. Pas dengan julukannya, the Three Lions. (foto: yahoo)
Jadwal Perempat final
Kamis (21/6) atau Jumat (22/6) dinihari WIB
Rep. Ceko vs Portugal (Stadion National, Warsaw)
Jumat (22/6) atau Sabtu (23/6) dinihari WIB
Jerman vs Yunani (PGE Arena, Gdansk)
Sabtu (23/6) atau Minggu (24/6) dinihari WIB
Spanyol vs Prancis (Donbass Arena, Donetsk)
Minggu (24/6) atau Senin (25/6) dinihari WIB
Inggris vs Italia (Stadion Olympic, Kiev)








