Tuan rumah PSMS Medan harus menelan pil pahit di kandangnya sendiri, setelah dikalahkan tamunya Persema Malang 0-2, dalam lanjutan kompetisi Indonesia Premier League (IPL), di Stadion Teladan, Medan, Sabtu (9/6).
Meski tampil di hadapan publiknya sendiri, pemain-pemain PSMS Medan tampak bermain seolah tanpa pola, bahkan sesama pemain pun acap kali salah paham. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh pemain-pemain Persema yang bermain dengan bola-bola panjang.
Gol pertama Persema tercipta di menit ke-28, melalui tendangan Emile Mbamba memanfaatkan kemelut yang terjadi di kotak penalti PSMS. Ketinggalan satu gol, tuan rumah mencoba untuk membalas melalui permainan cepat, namun serangan demi serangan itu selalu kandas di kaki pemain-pemain Persema.
Bahkan kemudian, melalui serangan balik, di menit ke-40, Mbamba nyaris menggandakan keunggulan timnya. Hanya saja, kesempatan itu belum membuahkan hasil. Hingga, ketika babak pertama usai, kedudukan masih tak berubah 1-0 untuk Persema Malang.
Di babak kedua, pemain-pemain PSMS berusaha bermain lebih menekan. Sempat berkali-kali Julio dan Jazky berhasil membahayakan gawang Persema. Namun kiper Persema, Sukasto Effendy, bermain cukup baik dengan dapat menghalau setiap bola yang mengancam gawangnya.
Justru tim tamu yang kemudian berhasil menggandakan keunggulan. Kali ini kembali Mbamba mampu menjebol gawang Markus Horison di menit ke-55, melalui sebuah serangan balik. Markus sendiri hanya mampu menyaksikan gawangnya untuk kedua kalinya dibobol oleh Mbamba. Skor 0-2 pun tak berubah hingga pertandingan usai.
Pelatih Persema, Slave Radovski, seusai pertandingan mengatakan, pemainnya bermain cukup baik meski tampil sebagai tamu. Kedua gol yang dicetak Mbamba, menurutnya juga hasil kerja sama yang cukup baik antar pemain. Kemenangan itu juga disebutnya tak terlepas dari piawainya Sukasto tampil di bawah mistar, menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.
“Semua pemain bermain sesuai instruksi saya. Saya puas dengan hasil ini,” katanya.
Sementara, pelatih PSMS Medan, Fabio Lopez, berusaha menanggapi kekalahan tersebut dengan tenang. Ia pun tetap memuji permainan yang diperagakan anak-anak asuhnya. “Kami sudah main cukup baik. Saat ini Persema berada di posisi kedua klasemen sementara, sementara kami di dasar klasemen,” katanya tenang.









